Friday, November 23, 2012

0 Harga Anggota DPRD "Cuma" Sejuta?



PanturaNews (Brebes) - Rumor yang berkembang di masyarakat bahwa anggota DPRD Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, diduga menerima suap dari Bupati Brebes terpilih, Hj. Idza Priyanti SE, berkaitan dengan pelantikannya pada 04 Desember 2012, menjadi sorotan buruk dari berbagai kalangan.

Ketua DPRD Kabupaten Brebes, Illia Amin, membantah adanya rumor bagi-bagi uang kepada para anggota dewan dari Idza Priyanti, pada saat rapat paripurna pengambilan keputusan usulan pemberhentian Bupati dan Wakil Bupati Brebes beberapa waktu lalu.

Isu bagi-bagi uang itu tidak benar. Pihaknya meminta kepada semua pihak untuk tidak membuat polemik atas isu itu. "Kami menghendaki kepada sejumlah pihak untuk tidak membuat polemik atas isu itu, mengingat isu tersebut tidak pernah ada di lembaganya," tandas Ilia Amin.

Dia juga belum mengetahui siapa yang memberi dan menerima uang dimaksud. Illia Amin berharap, rapat paripurna pelantikan pasangan Bupati Brebes Idza Priyanti dan Wakil Bupati Brebes Narjo, bisa dilaksanakan sesuai jadwal, sehingga kelangsungan roda pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat di Kabupaten Brebes bisa berjalan dengan baik.

Sementara Ketua Garda Cakra Kabupaten Brebes, Wowo Sutrisno, mengatakan pihaknya siap melakukan sweeping kepada para anggota dewan yang diduga sudah menerima uang, tetapi hanya berani berkomentar melalui koran.

Menurutnya, rumor bagi-bagi uang kepada 50 anggota dewan bertujuan untuk mendiskreditkan nama baik Idza Priyanti. Apalagi, rumor tersebut tidak benar karena sudah dibantah oleh pihak keluarga, juga bupati terpilih. Dari rumor yang beredar, total uang yang diberikan kepada para anggota DPRD sebesar Rp 50 juta, sehingga setiap anggota dewan menerima uang Rp 1 juta.

"Jika memang benar menerima uang, anggota dewan sudah tak pantas lagi menjadi wakil rakyat. Tanpa diberi uang pun seharusnya mereka mau hadir pada paripurna pelantikan bupati. Saya sangat menyayangkan kalau mental dewan seperti itu," kata dia yang menjadi Komandan Provost Forum Bersama Laskar Merah Putih Kabupaten Brebes kepada PanturaNews.Com, Kamis 22 November 2012.

"Kami akan mengawal agar acara pelantikan Idza Priyanti dapat berjalan sukses dan lancar," sambung Wowo Sutrisno.

Hal senada disampaikan Ketua Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK) Kabupaten Brebes, Royani Anwaru. Menurutnya, sebagai anggota dewan memang sudah seharusnya menjalankan fungsi dan tugasnya sebagaimana mestinya. Sehingga apabila isu dugaan penyuapan itu benar dilakukan, hal tersebut akan memperburuk citra DPRD sendiri.

Sebagai representasi politik, mereka (dewan-red) harus bisa memberikan contoh dan teladan yang baik bagi masyatakat. Dewan yang telah dipilih untuk mewakili masyatakat harus mampu bersinergi dalam menjalankan tugas dan fungsinya.

"Kalau memang sudah menjadi agenda dan tugasnya, jangan hal itu dipolitisir hanya untuk mendapatkan keuntungan pribadi. Kasihan masyarakat yang telah mempercayainya sebagai wakil rakyat di DPRD," tuturnya.                                                                                          

Sumber: PanturaNews
 

Kabar Brebes Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates