Monday, December 24, 2012

0 Kepala Pasar Pemalak Diamankan

Kepala Pasar Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Sukarya (42) dan anak buahnya yang bertugas menarik retribusi pedagang, Aris (22), Sabtu (22/12), diamankan petugas Polsek Bulakamba.

Keduanya dimintai keterangan terkait penarikan retribusi kepada para pedagang yang berjualan di badan jalan, sehingga menimbulkan pasar tumpah. Tindakan mereka itu diduga menjadi pemicu kemacetan di jalur pantura Bulakamba.

Hampir tiga jam lebih, mereka dimintai keterangan di Mapolsek Bulakamba. Bahkan, polisi memergoki langsung Aris yang tengah menarik retribusi kepada para pedagang yang berjualan di badan jalan. Padahal, keberadaan para pedagang itu sangat dikeluhkan pengguna jalan karena menyebabkan kemacetan parah hampir setiap hari.

“Sukarya dan Aris kami mintai keterangan terkait izin penarikan retribusi itu. Apakah memang perintah dari atasan atau inisiatif sendiri. Akibat tindakan penarikan retibusi, kami kesulitan menertibkan pedagang, sehingga menimbulkan kemacetan,” ujar Kapolsek Bulakamba AKP Parimin, kemarin.

Menurut dia, Sukarya dan Aris itu terpaksa diamankan karena upaya persuasif dari jajarannya menyangkut penanganan kemacetan jalur pantura Bulakamba, tepatnya di depan Pasar Bulakamba tidak pernah diindahkan.

Sebelumnya, polisi secara resmi sudah berkoordinasi dengan pihak terkait agar petugas pasar tidak menarik retribusi pedagang yang berjualan di badan jalan. Sebab, saat ditertibkan untuk masuk ke pasar mereka kesulitan dengan alasan sudah membayar retribusi.

Padahal, keberadaan pedagang itu menyebabkan kemacetan panjang di jalur pantura Bulakamba.
“Surat resmi sudah berulang kali kami layangkan. Termasuk kepada Camat dan instansi terkait di Pemkab Brebes. Namun, kenyataannya mereka masih menarik retribusi,” ungkapnya.

Saat dimintai keterangannya, di depan petugas Kepala Pasar Bulakamba, Sukarya mengaku sudah sering kali menghimbau kepada para pedagang untuk tidak berjualan di pinggir jalan.

Sumber: Suara Merdeka
 

Kabar Brebes Copyright © 2011 - |- Template created by O Pregador - |- Powered by Blogger Templates